Perubahan Jadwal Bulan Juni.....
02 Live RCTI Menyambut Obama 20.00
05 Malang Jatim
06 MTV Exit
07 Lap Basket UNES Semarang
08 GOR Pesantenan Pati
09 AMI Award
10 Alun2 Rembang
11 SMU Carolus Surabaya
13 Pekanbaru
14 Tenis indoor Senayan Jkt
15 Inbox
17 Dahsyat RCTI
18 Derings TransTV
19 Bandung
20 Jombang
21 Kediri
22 Derings TransTV
23 Gorontalo
25 Makasar
26 Kemilau Mandiri Fiesta
27 Lubuk Linggau
30 Caesar CAFE jOGJA
JAdwal bisa berubah kembali ......sekian dan terima KAsih...
Salam damai...
by : DENY SANG KERABAT
.: situs buat kaliand semua anak-anak last friends indonesia, mari sekuat hati & seluruh nafas kita menggila bersama Last Child :.
Sabtu, 04 Juni 2011
Rabu, 16 Maret 2011
Kotak ganti segitiga bikin tantri tertawa
Kapanlagi.com - Vokalis Kotak, Tantri menegaskan bahwa bandnya akan tetap jalan meski Posan memilih meninggalkan dirinya dan kawan-kawan.
"Kotaknya tetap jalan, Tantri, Cua, Cella dan Kerabat Kotak," tegas Tantri saat ditemui dalam Preskon Kilau Emas 18 di Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Kamis (10/3/11).
Saat ditanya secara berkelakar, apakah personel Kotak yang kini tinggal bertiga tidak berganti nama menjadi Segitiga? Tantri pun hanya bisa menahan tawa mendengar pertanyaan itu seraya mengatakan kalau band Segitiga sudah pernah ada.
"Itu (Segitiga) sudah ada lagi.. ha...ha...ha... Kita bertiga lagi berduka pokoknya, kita belum bisa komen apa-apa. Per tanggal 8 Maret, Posan sudah resmi mengundurkan diri," jelasnya sambil tertawa.
Sementara posisi drummer Kotak sekarang ini dibiarkan kosong dan akan diisi oleh pemain additional. Job manggung pun juga akan tetap jalan seperti biasa. Juga belum ada pembicaraan untuk mencari pengganti.
"Belum terpikirkan, nanti kita kasih keterangan selanjutnya yah," tegasnya.
Kotak persembahan piagam awards untuk Posan
Dua kategori bergengsi berhasil ditambatkan Kotak sebagai Grup Pop Rock Terpopuler dan pemilik Lagu Pop Rock Terpopuler lewat ajang Indosat Awards 2011. Walaupun hanya tinggal bertiga, namun Tantri, Chua, dan Cella mengaku sangat senang dan tidak menyangka bisa merebut dua penghargaan sekaligus di acara yang baru pertama kali diadakan ini.
"Terima kasih untuk semuanya, atas kepercayaan yang dipegang sama Kotak. Apa sih maksudnya, pokoknya dianugerahkan buat Kotak. Dari awal kami juga tidak menyangka dapat (penghargaan), dapat nominasi juga udah syukur alhamdulillah. Jadi terima kasih semua untuk Indosat dan pengguna RBT kami," tutur Tantri usai menerima pialanya di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Kamis (10/3) malam.
Namun walaupun menerima dua piala sekaligus bukan berarti hal tersebut dianggap sebagai sebuah kesuksesan besar bagi Kotak. Bagi ketiga personel tersisa yang baru saja ditinggal oleh drummer mereka, Posan, itu hanya bonus.
"Dari awal kami dapat penghargaan, ini adalah bonus. Kita nggak pernah mikir muluk-muluk, kami dapat penghargaan, kami dapat ini, nggak. Jadi ini adalah bonus dari suatu pencapaian untuk album ketiga ini," terang Tantri. "Ya kami juga nggak tahu, kok bisa dua. Ya alhamdulillah aja lah," sahut Cella.
Lalu, bagaimana tanggapan Kotak soal Posan? "Ini piala kami semua, piala kami berempat. Terhitung 8 Maret Posan sudah tidak di Kotak, gitu aja. Jadi malam ini Posan nggak ada, tapi dia juga ikut membangun Kotak dari awal. (Jadi) kami persembahkan piala ini buat dia, udah gitu," pungkas Tantri
Cella : Kotak masih berempat
"Kotak masih berempat. Gue, Chua, Tantri, yang satunya Kerabat Kotak (sebutan untuk penggemar Kotak)," ujar Cella usai menerima dua penghargaan Indosat Awards 2011 di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Kamis (10/3) malam.
Ditambahkan Chua, saat ini Kotak masih belum ingin mencari pengganti Posan. Mereka masih merasakan kehilangan teramat dalam sejak Posan pensiun dari Kotak pada 8 Maret 2011 lalu.
"Kalau itu nanti, karena kami lagi berasa kehilangan Posan. Selanjutnya kami akan bicara sama teman-teman semua selanjutnya seperti apa," ujar cewek pembetot bass ini.
Rabu, 09 Maret 2011
Biografi chua
Biografi :
Swasti Sabdastantri, atau yang biasa dipanggil Chua adalah bassist salah satu band ternama Indonesia, Kotak. Chua lahir di Makassar, 3 April 1988.
Chua sudah mengenal dan tertarik dengan musik sejak dirinya duduk di bangku SMP di Makassar. Hal ini tidak lepas dari pengaruh sang kakak yang sudah lebih dulu terjun sebagai musisi. Chua pernah pindah ke Surabaya dan tampil di televisi lokal dan beberapa kafe.
Chua adalah bassist Kotak yang ketiga, setelah Prinzes 'Icez' Amanda yang menjadi personil The Rock Indonesia (T.R.I.A.D) dan Nissa Hamzah, yang menjadi personil Omelette.
Penampilan Chua yang cantik dan keahliannya membetot bass memberikan warna baru pada Kotak, juga merupakan salah satu magnet fans buat Kotak.
Chua memikat hati manajer sebuah band bernama V-Mail (yang salah satu personilnya adalah Mitha The Virgin) saat dirinya tampil bersama sebuah band di kampusnya. Chua sempat bergabung dengan V-Mail sebelum akhirnya manajemen Kotak memintanya bergabung dengan album Kotak yang kedua.
Chua sudah mengenal dan tertarik dengan musik sejak dirinya duduk di bangku SMP di Makassar. Hal ini tidak lepas dari pengaruh sang kakak yang sudah lebih dulu terjun sebagai musisi. Chua pernah pindah ke Surabaya dan tampil di televisi lokal dan beberapa kafe.
Chua adalah bassist Kotak yang ketiga, setelah Prinzes 'Icez' Amanda yang menjadi personil The Rock Indonesia (T.R.I.A.D) dan Nissa Hamzah, yang menjadi personil Omelette.
Penampilan Chua yang cantik dan keahliannya membetot bass memberikan warna baru pada Kotak, juga merupakan salah satu magnet fans buat Kotak.
Chua memikat hati manajer sebuah band bernama V-Mail (yang salah satu personilnya adalah Mitha The Virgin) saat dirinya tampil bersama sebuah band di kampusnya. Chua sempat bergabung dengan V-Mail sebelum akhirnya manajemen Kotak memintanya bergabung dengan album Kotak yang kedua.
Posan resmi tinggalkan KOTAK
Kapanlagi.com - Berita mengejutkan datang dari grup musik yang dikenal lewat salah satu single-nya, Pelan-Pelan Saja. Salah satu dedengkotnya yang berposisi sebagai drummer, Posan Tobing alias Posan, secara resmi mengundurkan diri setelah 7 tahun 'memadu kasih' bersama Cella, Tantri dan Chua. Di tengah peak yang sedang dialami, keputusan ini memang terkesan mendadak. Meski berat, keputusan ini sudah bulat dan dipikirkan secara matang. Dirinya berharap, keputusan ini juga baik bagi kelangsungan karir Kotak di masa yang akan datang. “Ya, memang agak berat yah untuk mengambil keputusan ini. Soalnya, saat ini Kotak lagi bagus-bagusnya setelah merilis album ketiga. Namun ini keputusan yang udah gue pikirin jauh-jauh hari,” ungkap drummer terbaik versi SCTV Award ini, dalam sebuah press release yang dikeluarkan oleh Warner Music Indonesia, Rabu (9/3). Kondisi yang serba mendadak membuat tanda tanya besar. Benarkah adanya konflik internal yang nggak bisa diselesaikan? “Nggak lah. Gue masih BBM-an kok sama anak-anak yang lain,” tegasnya. (kpl/prl/bun)
Kejar impian, jadi alasan POSAN hengkang dari KOTAK
Kapanlagi.com - Keputusan Posan untuk mundur dari grup band yang ikut dibidaninya, Kotak, diakui oleh penggebuk drum tersebut sebagai sebuah pilihan karirnya. Menurutnya, side project-nya bersama dengan Winner yang saat ini tengah berjalan, membuatnya harus tegas mengambil sikap.
Begitu juga dengan band baru yang ia tangani, yakni The Sign, yang kini tengah membutuhkan perhatiannya.
"Band itu juga sedang jalan dan gue ada di balik proses kerja mereka. Agak dilematis sih, tapi gue harus memilih untuk lebih fokus. Nah, karena gue ngerasa Kotak sudah besar dan dewasa, akhirnya gue memilih untuk fokus bersama Winner dan memproduseri beberapa band baru lainnya,” terangnya di sela-sela latihan musik, seperti yang dilansir oleh Warner Music Indonesia dalam sebuah press release, Rabu (9/3).
Menurut Posan, ini adalah keputusan di mana saat ini adalah waktu yang tepat baginya untuk mengembangkan karir.
“Kotak sudah dalam koridor dalam bermusik yang tepat. Jadi ketika gue memilih keputusan untuk mundur, ada step lagi yang harus gue lakukan. Dan itu bagian dari mimpi gue di musik,” paparnya santai.
Efek dari keputusan ini, band yang terbentuk melalui ajang reality show Dream Band ini mencoba untuk lebih berlapang dada dengan keputusan mundurnya sang drummer.
“Terkejut sih pasti ada lah. Tapi dasar Posan akhirnya memilih untuk mundur tentunya udah dipikirkan," tandas Tantri. (kpl/prl/bun)
sumber : kapanlagi.com
Langganan:
Komentar (Atom)




